KeluargaDikshie’s Weblog
Just another family weblogArchive for Exhibition
Review: KAZUO OGA EXHIBITION
Berawal dari kedatangan ane ke stand Studio Ghibli di Tokyo International Fair Anime bulan maret lalu, ane mendptkan selebaran informasi yg mengantarkan diriku ke kunjungan weekend kali ini.
Setelah search info di google-ku sayang, tergelarlah sedikit profile mengenai sang Kazuo Oga ini. Singkatnya beliau adalah ‘The Man Who Drew Totoro’s Forrest’. Dgn kata lain, seorang background artist andalan Miyazaki Sensei. Hmm… he must be something…
So, berangkatlah ane beserta keluarga, menempuh 1,5 jam perjalanan menuju Museum of Contemporary Art, Tokyo.
Sampai di sana… Uh-oh… Apakah antrian panjang dan tebal (alias 4-5 org dalam 1 shaft) itu semuanya bertujuan sama dgn ane?
Hai, so desu.
Tarik nafas… dan anepun bergabung dgn semangat. Maklum, baru diisi nasi unagi dan sedikit mie soba. Setelah mengantri dan kipas2 (panas bo’) sekitar 30 menit, di tangan ane tergenggam secarik tiket seharga ¥1100. Yatta…!
Tapi… apa itu di depan pintu masuk?
Jawab: Sebentuk antrian yg sama tebal dan sama panjangnya dgn antrian yg barusan ane tinggalkan.
Apakah mereka jg bertujuan sama dgn ane?
Hai, so desu.
Jya… he MUST BE really something or I will… ciaatt…caatatatatata!!
Tarik nafaaas… dan sekitar 20 menit kemudian… aahh… AC di dalam ruang pameran memang terasa lebih sejuk. Fiuh…
Ruang pertama ini berisi kumpulan karya doi di tahun 70an. Canggih. Marvel abis. Mungkin krn waktu itu statusnya msh anak muda ya. Hm, keknya bakal lebih edun nich!
Lalu saat hendak melangkahkan kaki ke ruang yg lebih gelap…
…
…
OMIGOD… ANTRIAN APA LAGI INIIIHHH…>>(><)<<
Bused da’ah… ane emang gak ngerti sama info layout pameran yg diberikan (kanji gilak!) tapi ane bertekad gak akan melewatkan satu ruang pun setelah ane memasuki tempat inih! Jya, ganbarimasu!!
Sekitar 20 menit berlalu dalam ruang berbentuk labirin, gelap, dan tanpa musik. Untung di sebelah ane ada sepasang muda mudi yg pintar memanfaatkan keadaan. Ane jd ada sedikit hiburan. Hmm… jd inget masa lalu… hhh… yare yare
Nah itu dia barangnya yg membuat ane mengantri panjang ntuk ketiga kalinya hari ini: sebuah lubang di dinding yg dirambati tumbuhan lumut imitasi.
Apakah itu… benar: Rumahnya Mbah Totoro.
Sebuah diorama yg dibentuk menyerupai rumah Totoro di dasar batang pohon yg besar, dgn fx berkas cahaya menerabas dari atas. Walaupun tak tampak kupu2 yg beterbangan spt dlm filmnya, tp si empunya rumah tampak pulas tertidur dan… bernafas donk. Dadanya naik turun perlahan dan terdengar dengkuran halusnya. Hmm… pengen deh jd May n numpang bobok di situ 8p~
Berikutnya tentu saja, portofolio Kazuo Oga sepanjang sejarah bergabung dgn Studio Ghibli. Setiap masterpiece terpajang rapi di sepanjang dinding ruang-ruang yang dikelompokkan sesuai judul2 film mahakarya Ghibli. Mulai dari Totoro sampai film yg akan premiere summer ini (apa ya td judulnya lupa). Mulai dari background color, preliminary background, design location, sampai layout karya sang Art Director. Setiap layer cel OL, UL, BG ditumpuk dan diframe rapi. Info camera alias Field Guide-nya sih gak ada, udah direuse kali ye.
Well, rasanya hampir gak percaya… inget gak, BG lembah tebing di ceruk pantainya Porcoroso?? Mata ane dan goresan asli masterpieces yg replikanya terpajang di kantor ane dulu, saat ini hanya dibatasi oleh sebingkai kaca pigura!
Gak habis2nya bibir ini mendesis menahan spontanitas yg meluncur dari dasar hati yg paling dalam…
ANJ***NG MAMA…
ORANG GILA…
EDAN!
GAK MUNGKIN, INI PASTI TRACING…
OOOUUGGHHH…
(Hm.. pdhl tereak aja ya. gak ada yg kenal ini. Tp waktu itu ane lg pk rok panjang. Trus rambut dikepang panjang ke belakang. Kalo berkelakuan aneh2 bisa2 malah dideportasi dah. Nih ada emak2 gaijin lepas kandang ;p)
Karya-karya bapak ini sgt detil luar biasa. Setiap helai daun, gradasi rumput, fx shadowing n lightingnya… ck ck ck. Pdhl itu gbr di atas cel animasi lho (semacam plastic gitu). Ayo, gmn coba ngapusnya kalo salah?
Mana ukurannya cuma kertas jepang pula (lebih kecil sedikit dr A4). Ada jg sih yg pake kertas america (sekitar A3) atau model kertas yg disambung2 utk scene w/ BG PANing. Semisal scene saat Kiki meluncur di jalan dibonceng sepeda temennya yg depannya dipasangi baling2, atau saat Mononoke berlari menuruni hutan lebat (layer hutan lebatnya ada 5 bayangin!), and so on.
Setelah sejam-an melalap pemandangan alam Jepun lantai pertama pun berakhir. Yup, msh ada satu lantai lg. tp di antara jeda ruang ane memutuskan mengistirahatkan dengkul (DAN HATI) sembari memanfaatkan facepaper modal penampilan ane natsu ini. Cepeul bo’.
Ruang berikutnya ada di lantai 3 (yg barusan lantai 1). Kali ini berisi karya2 Kazuo Oga sebagai illustrator untuk buku dan yg lainnya. Di sini digelar jg proses kerja sang dewa saat melahirkan karyanya melalui presentasi AV dan foto. Bahkan meja kerja sang dewapun terjogrok di salah satu sudut, lengkap dgn hamparan kuas, cat poster dan alat gbr lainnya, wadah aer, tempelan schedule kerja, referensi foto (tuh kann… bisa jd doi tracing! ;DD >> *msh sulit menerima kenyataan*), sampai alat airbrush yg nyangkut di sisi meja. Satu yg lucu adalah bbrp origami berbentuk kura2 yg dibuat entah dr kertas bekas apa dan berisikan apa.
Ingin rasanya meninju pingsan panitia yg lg jagain tempat itu lalu mencomot satu origami kura2 buat kenang2an. Namun lagi2 ya itu… ane takut dideportasi… Xp~
Okeh, sepertinya ruang keren2an Master Oga udah berakhir sampe di sini. Di sini, satu ruang yg menampilkan bankground rumah May segede dinding. Dan ane…
LUPA BAWA KAMERA…
Padahal di ruang ini…
BOLEH MOTRET…
Dan di sudut sana ada…
BONEKA TOTORO SETINGGI 2 METER…
…
…
Anepun melangkah ringan (*udah.. jgn bo’ong*) ke ruang sebelah yg tampak bagaikan kelas playgroup. Ternyata org2 lg pd asik membuat origami Totoro. Ane gak mo ketinggalan donk, dgn pedenya lipat sana lipat sini. Adu cepat dgn ibu2 yg khusuk membuatkan utk anaknya. Dan ane, kalah cepat donk. Hiks, pulang aja dah ane…
Eh tp sebelum keluar, mampir dulu ke ruang yg menjual buku2 n souvenir Ghibli. Mayan, dpt satu buku proses karya Sang Dewa Background, miniatur sepeda baling2 Kiki dan mobil pick up bokapnya May yg penuh barang2 pindahan (plus May dan kakaknya yg mengintip dr balik tumpukan barang =))))
Pamerannya msh sampe bulan September lho. So, kalo kebetulan anda lewat deket2 selatan Tokyo, gak rugi kok mampir. Dgn catatan:
- jangan dtg hari minggu kalo gak mo ngantri lama
- bawa air minum di tas
- BAWA KAMERAAAAAAAA………….!!!
via camera hp hubby (yg ga ikut masuk, hiks)
depan museum MO+, Tokyo
Created by maNda